REPRESENTASI KORUPTOR DALAM STAND UP COMEDY INDONESIA

Authors:

  • Rifqi Syahlendra
    Universitas Lampung
  • Abdul Firman Ashaf
    Universitas Lampung

Abstract

Stand-up Comedy saat ini bukan hanya sebagai media hiburan saja, akan tetapi berkembang menjadi sebuah media kritik yang mampu merepresentasikan sesuatu ditengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat representasi koruptor dari materi mengenai koruptor yang dibawakan oleh Insan Nur Akbar pada ajang audisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 1 episode 10 di tahun 2011. Penelitian ini menggunakan pendekatan konstruktivis dan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan dukungan data kajian pustaka dan observasi melalui video rekaman ulang pada akun Youtube Stand Up Kompas TV tanpa melakukan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis wacana kritis Norman Fairclough yang meliputi analisis tekstual, discourse practice, dan sociocultural practice. Hasil penelitian ini menunjukkan representasi koruptor yang digambarkan oleh Insan Nur Akbar pada materi koruptor, sebagai pencuri uang negara, banyak melakukan drama ketika berhadapan dengan hukum, tidak memegang amanah, dan tidak taat terhadap hukum yang berlaku, korupsi di Indonesia berdasarkan pemaparan Akbar juga sudah menjalar ke berbagai lini kehidupan, kesemuanya ini mengerucut kedalam satu titik dimana alasan utama masih maraknya korupsi di Indonesia adalah karena hukum Indonesia yang lemah.

Keywords

Stand Up Comedy Representasi Koruptor Analisis Wacana Kritis

Downloads

Download data is not yet available.

Article Metrics

1764 Views
514 Downloads

Full Text

How to Cite

Syahlendra, R., & Ashaf, A. F. (2021). REPRESENTASI KORUPTOR DALAM STAND UP COMEDY INDONESIA: (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough pada Materi Mengenai Koruptor Oleh Insan Nur Akbar di Audisi Stand Up Comedy Indonesia Pertama Episode 10 Kompas TV). Metakom: Jurnal Kajian Komunikasi, 5(2), 1–18. https://doi.org/10.23960/metakom.v5i2.148